Puisi Terakhir
Tersenyumlah saat engkau mengingatku
Karena saat itu aku sangat merindukanmu
Dan menangislah saat kau merindukanku
Karena saat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi Pejamkanlah mata indahmu itu
Karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Karena aku telah ada di hatimu untuk selamanya
Tak ada yang tersisa lagi untukku
Selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu
Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta
Mata indah yang dahulunya adalah milikku
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati, cinta, dan rinduku milikmu
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku
Kau takkan perna tergantika
senyummu, tawamu, candamu, dan perhatianmu
kini aku telah kehilangan dirimu.

Karena saat itu aku sangat merindukanmu
Dan menangislah saat kau merindukanku
Karena saat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi Pejamkanlah mata indahmu itu
Karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Karena aku telah ada di hatimu untuk selamanya
Tak ada yang tersisa lagi untukku
Selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu
Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta
Mata indah yang dahulunya adalah milikku
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati, cinta, dan rinduku milikmu
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku
Kau takkan perna tergantika
senyummu, tawamu, candamu, dan perhatianmu
kini aku telah kehilangan dirimu.

Post a Comment